Jumat, 29 Mei 2009

Pameran Teknologi

Apa keinginan Anda di tahun yang baru ini? Memiliki barang canggih? Jam yang bisa berfungsi menjadi telepon? Bukan tak mungkin harapan Anda tercapai. Baru-baru ini, sebuah pameran elektronik terbaru di Amerika Serikat mencoba menjawab impian-impian tersebut.

Pameran di Las Vegas ini menampilkan sebuah jam yang bisa digunakan untuk menelepon. Menggunakan jaringan 3G dan dilengkapi layar sentuh, jam tersebut banyak menarik minat pengunjung. Selain itu, pameran ini juga menampilkan kacamata hitam yang bisa berfungsi sebagai telepon, bahkan dilengkapi dengan pemutar musik dan juga bluetooth wireless alias tanpa kabel.

Hal lain yang cukup mencengangkan dalam pameran tersebut adalah adanya charger atau alat pengisi daya listrik terbaru. Tak perlu kabel yang merepotkan, tinggal taruh alat elektronik di atas charger powermat, kemudian tunggu beberapa saat, maka baterai pun akan kembali penuh.

Untuk yang menginginkan perkembangan teknologi televisi, pameran ini menampilkan televisi berkemampuan definisi tinggi. Tak hanya dilengkapi kemampuan menampilkan gambar tiga dimensi, tapi juga disertai sambungan internet. Dengan TV tersebut kini seseorang bisa langsung mengunduh dari internet. rkm/techno
read more “Pameran Teknologi”

Microsoft Bing Saingi Google

Perusahaan perangkat lunak terbesar dunia, Microsoft, akan meluncurkan mesin pencari terbaru bernama Bing. Terobosan ini dilakukan Microsoft guna bersaing dengan jawara mesin pencari di dunia maya saat ini, Google. Rencananya, Bing akan diluncurkan dalam beberapa hari ke depan dan dapat diakses sepenuhnya di www.bing.com pada Rabu (3/6) mendatang.

Microsoft menyebut mesin terbaru ini sebagai "mesin pengambil keputusan". Perusahaan yang bermarkas di Redmon, Washington, Amerika Serikat itu menjanjikan pengguna Internet akan lebih mudah mencari sesuatu jika menggunakan Bing. Sebagai contoh, jika seseorang mengetik kata "mobil", akan muncul kata "masalah", "penjelasan", dan "penjual" di kiri layar yang dapat dipilih.

Selain itu, Bing juga dilengkapi fitur untuk memprediksi harga tiket pesawat online. Orang yang memakai Bing, dapat mengetahui apakah tiket yang ingin ia beli akan mengalami penaikan atau penurunan harga. Fitur lain yang menjadi andalan adalah fitur menuju situs tujuan hanya dengan satu kali meng-klik dan kemampuan untuk melihat lebih banyak informasi tanpa harus membuka link tambahan.

Advertising Age melaporkan dalam pekan ini Microsoft akan mengeluarkan dana sebesar US$80 hingga US$100 juta untuk mempromosikan Bing. CEO Microsoft Steve Balmer mengaku sempat kaget saat akan menandatangani permohonan dana promosi. Ia merasa jumlah itu sangat besar namun perlu demi kebaikan perusahaan.

Sekadar informasi, bulan ini Google merajai dunia mesin pencarian dengan meraih sebanyak 64,2% dari seluruh pengguna internet di Amerika Serikat. Di posisi kedua, Yahoo! berhasil meraih 20,4% pemakai. Sedangkan Microsoft duduk di posisi ketiga dengan hanya mendapat 8,2%. Rkm/Techno, Lptn
read more “Microsoft Bing Saingi Google”

Microsoft akan Luncurkan Zune Baru Akhir 2009

Microsoft terus kembangkan fitur Zune untuk saingi produk iPod milik Apple Inc. Fitur-fitur seperti video berkualitas tinggi, teknologi layar sentuh, dan koneksi Wi-Fi akan ditambahkan pada produk Zune terbaru.

Liputan6.com, New York: Microsoft Corp berencana meluncurkan versi baru Zune pada akhir tahun ini di Amerika Serikat. Pada produk pemutar media player portable terbarunya ini akan ditambahkan video berkualitas tinggi, teknologi layar sentuh, dan koneksi Wi-Fi.

Microsoft menyatakan, Selasa (26/5), bahwa Zune akan menyaingi produk iPod keluaran Apple Inc yang sudah populer dikalangan penggemar musik. Selain fitur di atas, Zune juga akan dilengkapi browser internet dan radio HD built-in yang menawarkan kualitas suara yang lebih jernih dibandingkan radio biasa.

Kendati sudah akan diluncurkan pada musim gugur mendatang, Microsoft belum mau membocorkan harga maupun tanggal pasti peluncuran produk tersebut. Sebelumnya, Microsoft sempat menambahkan fitur baru yang memudahkan pengguna untuk mengunduh musik secara wireless dan membeli lagu-lagu yang mereka dengarkan di radio FM built-in Zune tahun lalu.... rkm/techno
read more “Microsoft akan Luncurkan Zune Baru Akhir 2009”

Robot dan Manusia

Aktivitas seperti berjalan dan memetik adalah bagian dari kehidupan manusia, namun aktivitas biasa seperti ini masih menjadi sebuah tantangan bagi robot masa kini. Tantangan ini diakui oleh para ilmuwan. "Umumnya para ilmuwan optimis soal energi dan waktu, tapi tidak optimis soal akseptabilitas robot dan kemampuan robot melakukan tugas-tugasnya" kata Rachid Alami, ilmuwan senior pada National Centre for Scientific Research di Prancis. Memang gerakan manusia itu berubah-ubah dan dapat menyesuaikan dengan kondisi. Ini dimungkinkan karena manusia mempelajari bagaimana bergerak tanpa instruksi sadar dari otak.

Kendati demikian, beberapa robot modern telah mampu melangkah maju dengan meniru beberapa gerakan halus. Bahkan beberapa robot mampu melakukan gerakan yang sulit bagi manusia melakukannya. Salah satunya adalah menyeimbangkan bola. Sebuah robot bernama Noa Juga mampu memetik sebuah objek setelah ditunjukkan terlebih dulu objek tersebut secara wireless. Ia juga mampu mengetahui bahwa bangun ruang bola dapat diletakkan di atas kubus, tapi tidak sebaliknya.

Selain itu, beberapa robot modern juga mampu berkolaborasi dalam sebuah kelompok yang membutuhkan kerja sama. Saat salah satu robot tidak berfungsi, secara otomatis robot lain menggantikannya. Namun, tidak dijelaskan bagaimana bentuk kerja sama yang dimaksud. Ini semua merupakan kemajuan besar dalam penelitian tentang robot. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa riset mengenai robot masih memiliki banyak keterbatasan. Jadi untuk sementara dalam banyak hal manusia masih unggul dari robot
Liputan6.com, Prancis )rkm/tekhno
read more “Robot dan Manusia”

Senin, 25 Mei 2009

3gp Video Pelecehan Mahasiswi oleh Polisi

Tiga Polisi Makassar Diusut Terkait Pelecehan Mahasiswi

Selasa, 19 Mei 2009 | 13:58 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar: Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah menindaklanjuti laporan keluarga korban pelecehan yang dilakukan aparat kepolisian. Terkait kasus ini sudah tiga anggota Polwiltabes Makassar diperiksa, masing-masing AF, AZ, dan YP.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Mathius Salempang, yang ditemui usai acara tatap muka dan pengarahan di Gedung Juang 45 Makassar, Selasa (19/5), mengatakan kasus ini sudah ditangani Divisi Propam Polda Sulsel.

"Kalau memang ada anggota saya terlibat, percayakan kepada saya, pasti akan saya lanjuti, saya pasti tindak. Saya kira kalau kita bisa buktikan, kita tidak akan biarkan, saya akan tegakkan aturan," katanya.

Menurut Mathius, saat ini sudah ada tiga anggota Polwiltabes Makassar berpangkat Brigadir yang telah menjalani proses pemeriksaan, masing-masing AF, AZ, dan YP. Satu lagi akan menjalani proses pemeriksaan, yakni FR, dan kemungkinan masih akan berkembang. "Saya kira keluarga dan masyarakat percaya sama kita. Yakinlah bahwa kita tidak akan membiarkan," tegasnya.

Kasus ini terungkap setelah beredar rekaman seorang mahasiswi yang diminta melucuti seluruh pakaiannya hingga betul-betul telanjang oleh beberapa orang berpakaian polisi. Korban, seorang mahasiswi, melaporkan tindakan aparat tersebut.

Tidak puas melaporkan kasus ini ke Polda, korban dan keluarganya melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, kemarin. Atas laporan ini maka pihak LBH Makassar, akan menyurat ke Kompolnas, Kapolri dan Komnas Perempuan.

Berdasarkan keterangan korban, LBH merilis kronologis kejadian pada Oktober 2008 sekitar pukul 15.00 WITA itu. Saat itu korban dan teman prianya berjalan-jalan di Tanjung Bunga. Tiba-tiba korban didatangi lima aparat yang berpakaian perintis. Mereka langsung membuka pintu mobil dan salah satunya menuduh pasangan ini berbuat asusila. Korban mencoba melakukan pembelaan, tetapi oknum kepolisian ini tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Mereka malah memaksa korban untuk membuka pakaian dalamnya, sambil merekam peristiwa itu dengan ponsel secara paksa. Rekaman tersebut memperlihatkan kemaluan korban untuk membuktikan apakah ada sperma yang tertinggal.

Kemudian lima aparat itu menyerahkan korban ke pos satpam dekat pantai Akarena. Di sana ada Wadanru, anggota kepolisian, yang kemudian menyandera HP korban dan menyuruh membayar Rp 500 ribu dengan kesepakatan akan menghapus rekaman korban. Untuk pembayaran tersebut, korban menjual HP di MTC seharga Rp 400.

Malamnya korban menemui salah seorang polisi yang sedang tugas di bawah jembatan SD Sudirman. Sebelum uang diserahkan, korban dibawa ke tol untuk membawa rompi dan dalam perjalanan itu korban menyerahkan uang ke seorang satpam. Saat itu satpam itu berkata jika rekaman itu sisa satu yang belum terhapus dan berjanji akan menghapusnya jika temannya yang lain sudah datang.

Kepala Divisi Perempuan dan Anak di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Fajriani Langeng, menilai rekaman dari ponsel itu menunjukkan adanya pemaksaan oleh aparat. Saat ini kondisi korban cukup terguncang akibat peristiwa ini. Wajah korban nyaris tak pernah kering dari air mata.

"Perilaku oknum aparat dalam rekaman itu sudah melanggar kode etik kepolisian. Ini sudah sangat kelewatan, jadi kita minta pelaku dipecat dan Kapolda meminta maaf atas tindakan anggotanya," kata Fajriani.

Kapolda menambahkan, bahwa jika ada aparat yang curiga terhadap sesuatu dan melakukan pemeriksaan identitas warga, kegiatan ini dilindungi Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI. Tetapi jika tindakan aparat kepolisian sudah tidak sesuai aturan atau di luar UU, seperti menyuruh buka baju dan merekam, itu sudah bukan wewenangnya.

Polisi Tahan Pelaku Pelecehan Mahasiswi
“Hukumannya akan dikenakan sanksi berat hingga pemecatan dari satuan polisi."
Selasa, 19 Mei 2009, 21:00 WIB
Siswanto
Helikopter polisi (VIVAnews/Nicolaus Tomy Kurniawan)
BERITA TERKAIT

* Kompolnas Akan Minta Klarifikasi ke Kapolri
* Korban Pemukulan Oknum Brimob Lapor Kompolnas
* 6 Polisi Pembunuh Tentara Divonis 8 Tahun Bui
* Enam Pelaku Terancam Dibui
* Komisi Anak Laporkan Oknum Polisi ke Propam

web tools
smaller normal bigger

VIVAnews - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat menetapkan empat polisi yang diduga terlibat melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi di Makassar .

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulselbar, Kombes Polisi Hery Subiansauri, mengatakan keempat tersangka berinisial Bripka AN, Briptu MA, Briptu FY dan Briptu YN. Keempat prajurit tersebut bertugas sebagao patroli perintis di Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar .

“Dari bukti video yang mereka rekam sendiri, keempatnya memang diduga menjadi pelaku pelecehan. Untuk pengembangan selanjutnya, mereka masih akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Hery kepada VIVAnews, Selasa 19 Mei 2009.

Hery menambahkan keempatnya langsung ditahan di tahanan Polda Sulselbar pasca penetapan menjadi tersangka. Keempatnya diancam pasal tentang pelecehan seksual, karena memaksa Anti (nama samaran), seorang mahasiswi di perguruan tinggi swasta di Makassar untuk membuka pakaian luar dan dalam yang dikenakannya.

Terkait dengan kasus itu, Hery berjanji akan menuntaskan kasus tersebut. Menurutnya, mereka akan dikenai tindakan disiplin dank ode etik jika ternyata mereka benar-benar melakukan tindakan itu. Selain itu, mereka juga terancam pasal-pasal pidana, jika terbukti ada pelanggaran pidana.

“Hukumannya akan dikenakan sanksi berat hingga pemecatan dari satuan polisi. Perbuatan itu dianggap diluar dari kewenangan,” kata Hery.

Dari informasi yang dihimpun VIVAnews, peristiwa pelecehan seksual terjadi pada oktober 2008. Saat itu Anti bersama teman laki-lakinya sedang menuju ke salah satu tempat wisata di Makassar . Tiba-tiba, lima polisi menyergap pasangan tersebut dengan alasan untuk memeriksa.

Kelima polisi itu kemudian memaksa membuka pakaian luar dan dalam yang dikenakan Anti. Bahkan, polisi berseragam tersebut memaksa untuk memperlihatkan bagian terlarang Anti, untuk membuktikan apakah ada cairan sperma.

Polisi mengabadikan peristiwa itu, termasuk merekam bagian kemaluan Anti lewat video handphone. Rekaman itulah yang beredar luas dalam sepekan terakhir.

Anti juga melaporkan kasus tersebut ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar , untuk mendapatkan perlindungan hukum.

Pelecehan Seks Polisi
Mahasiswa STIEM Bongaya Geruduk Mapolwiltabes Makassar
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan polisi terhadap Mawar, mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Manajemen (STIEM) Bongaya membuat geram teman-temannya. Tidak kurang dari seratus mahasiswa STIEM Bongaya berunjuk rasa di Mapolwiltabes Makassar, di jalan Ahmad Yani, Makassar, Sabtu (23/5/2009).

Kedatangan mahasiswa STIEM yang berkonvoi dari kampusnya, di jalan Mappaoddang, Makassar, itu untuk menuntut Kapolwiltabes memecat anggotanya yang menjadi pelaku pencabulan dan pemerasan.

Koordinator aksi mahasiswa STIEM, Muhammad Ikbal, dalam orasinya meminta Polri memecat anggotanya yang terlibat dalam kasus pencabulan. Mereka juga meminta Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Mathius Salempang, meminta maaf lewat media massa kepada korban dan civitas akademika STIEM Bongaya.

"Penistaan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kasus ini harus tuntas dan menjadi pelajaran bagi polisi ketika bertugas," ungkap Ikbal.

Sementara itu, Kapolwitabes Makassar, Kombes Burhanuddin Andi yang menemui pengunjuk rasa, menegaskan pihaknya sudah serius mengurus kasus yang mencemarkan institusinya itu. "Mahasiswa dan polisi, keduanya dipermalukan atas kasus ini. Saat ini kita tinggal menunggu keputusan pengadilan, dipecat atau tidak terserah pengadilan," pungkas Andi.

Saat Kapolwiltabes bicara, salah seorang mahasiswa berceletuk, meminta alat kelamin pelaku pelecehan dipotong saja atau disiram air keras agar derajatnya setimpal dengan apa yang dirasakan Mawar.

Tuntutan mahasiswa agar Kapolda meminta maaf lewat publikasi media massa juga dirasakan berat oleh Kapowiltabes. Karena merasa tidak dihargai oleh mahasiswa, Kapolwiltabes pun meninggalkan kerumunan mahasiswa.

Sebelum menghentikan aksinya, mahasiswa berjanji akan menurunkan jumlah pengunjuk rasa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dikabulkan.

mau download silahkan tanggung resiko sendiri klik :
http://www.hostingkami.com/ac6xisl9hrxv/3GP-Video-Hosting-Mahasiswi-dilecehkan-polisi.3gp.htm
read more “3gp Video Pelecehan Mahasiswi oleh Polisi”

Sosok Gadis Usia 8 Tahun Sebagai Professional IT Termuda


Ketika anak-anak sekolah dasar masih berkutat dengan komik mereka, lain halnya dengan Marko Calasan yang telah mengirimkan copy dari tulisannya yang berjudul “Implementing and Administering Security in a Microsoft Windows Server Network”. Dengan usianya yang baru menginjak 8 tahun, Marko telah menjadi orang termuda dalam penerimaan sertifikat system administrator computer dan mendapat julukan sebagai "Mozart of Computers", setelah Marko lulus ujian untuk professional IT, yang diselenggarakan oleh perusahaan computer raksasa, Microsoft.

Secara teori, Marko bisa mendapatkan pekerjaan untuk memaintain jaringan computer kantor yang kompleks, walaupun ia belum mencapai kelas 3 SD di kota kelahirannya, Skopje, Macedonia, negara bekas Republik Yugoslavia. “Pihak Microsoft memberikan saya computer untuk game dan DVD kartun setelah saya lulus ujian. Hadiah itu karena saya terhitung masih anak-anak. Hal itu sangat menyenangkan, tapi saya tidak terlalu tertarik dengan semua itu. Saya akan menjadi ilmuwan computer bila saya besar nanti dan membuat system operasi yang baru.” ungkap Marko, kepada harian The Times.

Marko mulai membaca dan menulis ketika usianya baru 2 tahun dan mulai bekerja dengan computer segera setelah itu. Berita luar biasa ini sekaligus menjadikan amrko sebagai selebriti local dan id mendapat perhatian ekstra dari Perdana Menteri Macedonia, Nikola Gruevski, yang kemudian memberi Marko 15 komputer untuk praktek di sebuah laboratorium IT. Kdua orang tua Marko yang juga ahli IT (Information Technology), juga sebagai guru computer untuk sekolah anak-anak, rencananya akan mengirimkan Marko ke institute khusus untuk anak berbakat.

“Marko mampu menampilkan kemampuan belajarnya di usia sangat dini. Ia mampu mereplikasi sebuah computer setelah hanya membaca tutorialnya di Internet. Sekarang kami yang sering meminta bantuannya ketika ada permasalahan yang berkaitan dengan IT.” kata ibu Marko, Radica Calasan (38), ketika bersama Milan (37), suaminya. Bahkan menurut Milan, anaknya itu memiliki mata pelajaran favorit yakni matematika, dan Marko sering menghabiskan waktu luangnya untuk browsing forum Internet untuk professional IT dan berpartisipasi dalam debat di forum tersebut mengenai masalah computer yang kompleks. Dengan terpilihnya Marko Calasan, maka otomatis akan menggantikan rekor professional IT termuda yang pernah diraih gadis India, Lavinashree(9), beberapa bulan lalu. (h_n)


Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com
read more “Sosok Gadis Usia 8 Tahun Sebagai Professional IT Termuda”

Sosok Bambang Suhartono

Bambang Suhartono, Caleg Peraih Suara Terbanyak Se-Jawa Timur
PDI Perjuangan Jatim boleh berbangga. Salah seorang pengurusnya, Bambang Suhartono, menjadi caleg terpilih DPRD Jatim yang mengantongi suara terbanyak se-Jawa Timur. Dia meraih 122.962 suara, mengungguli lebih dari 11 ribu caleg lain tingkat kota, kabupaten, dan provinsi se-Jatim. Bagaimana Bambang bisa mendapat suara sebanyak itu?

----------

Jurus apa yang Anda pakai?

Begini, saya memang bertekad meraih suara terbanyak. Sebab, pada Pemilu 2004, saya juga menjadi caleg yang meraih suara terbanyak untuk internal PDIP. Suara saya waktu itu sekitar 79 ribu. Nah, semangat saya semakin terpacu ketika Mahkamah Konstitusi menetapkan mekanisme suara terbanyak.

Meski begitu, saya sebenarnya kurang setuju pada sistem suara terbanyak karena kader yang bertahun-tahun bekerja untuk partai mendapat perlakuan yang sama dengan orang yang belum pernah berkeringat demi partai.

Tapi, saya tetap bersemangat karena inilah saatnya menunjukkan kinerja kita kepada rakyat. Dari situ, saya mulai intens melakukan sosialisasi di dapil VI (Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kota Kediri, dan Kabupaten Kediri).

Lho, bukankah Anda tinggal di Gresik? Mengapa menjadi caleg dari dapil VI?

Saya memang tinggal di Gresik. Tapi, sejak Pemilu 2004, saya ditugaskan oleh partai untuk membantu membesarkan PDIP di dapil VI bersama teman-teman kader di sana. Sebagai kader partai, kita memang harus siap ditugaskan di mana saja.

Lantas, bagaimana Anda menjalin komunikasi dengan masyarakat di dapil VI yang notabene bukan ''wilayah'' keseharian Anda?

Kali pertama mendapat tugas di dapil VI, memang terasa berat. Tapi, saya selalu menyempatkan diri turun ke bawah. Saya menemui warga di sana untuk menjaring aspirasi mereka. Sebagai anggota DPRD Jatim, kami memiliki program jaring asmara (penjaringan aspirasi masyarakat).

Nah, program itu benar-benar saya laksanakan untuk menyalurkan aspirasi warga dapil VI. Setiap masa reses, saya juga selalu turun ke dapil VI untuk menyapa masyarakat. Saking seringnya turun ke bawah, saya jadi hafal karakteristik dan geografis masyarakat di dapil VI.

Banyak yang bilang, Anda diuntungkan karena menjadi caleg di daerah yang sama dengan Pemilu 2004. Bagaimana pendapat Anda?

Pendapat tersebut tidak salah. Tapi, sebenarnya bukan itu kunci keberhasilan saya. Silakan Anda cek, berapa banyak incumbent seperti saya yang terpilih lagi? (menurut data Jawa Pos, di antara 100 anggota DPRD Jatim, hanya sekitar 20 orang yang terpilih lagi, Red).

Seorang incumbent justru mempunyai potensi kegagalan lebih besar jika dia tidak pernah turun ke bawah. Beban seorang incumbent justru sangat berat karena harus bisa menunjukkan kinerja yang lebih dari calon non-incumbent.

Menurut saya, kuncinya bukan pada incumbent atau tidak, tapi seberapa sering dia turun ke bawah untuk melaksanakan amanat rakyat. Jika ingin dekat dan dikenal rakyat, kuncinya jangan pernah membohongi mereka. Kita harus bisa memosisikan sebagai penyambung lidah rakyat. Kalau itu bisa kita laksanakan, insya Allah masyarakat akan mendukung dan membantu kita.

Ada pandangan miring bahwa caleg yang ingin terpilih harus bermodal besar. Benarkah demikian?

Perjuangan politik memang membutuhkan biaya. Itu wajar. Tapi, saya tegaskan bahwa uang bukan segalanya. Banyak caleg yang telah menghabiskan dana miliaran, tapi mendapatkan suara kecil, bahkan gagal terpilih.

Mengapa bisa begitu? Mungkin dia berpikir bisa membeli suara rakyat. Padahal, rakyat sekarang sudah pintar. Kalau ada caleg yang menawarkan uang, mungkin semua diterima. Tapi, soal pilihan, kembali ke hati nurani. Soal itu yang tidak bisa dibeli.

Saya mendengar kabar, Anda habis Rp 1 miliar untuk biaya kampanye. Benarkah?

Saya merasa tidak pantas menghitung-hitung biaya yang dikeluarkan selama kampanye. Yang jelas, saya memang mengeluarkan uang untuk pengadaan atribut kampanye seperti banner, spanduk, kaus, korek api, dan logistik lain. Itu ongkos politik yang wajar dalam setiap perjuangan partai.

Tapi, penyebaran atribut saya memang tidak merata karena wilayah dapil VI sangat luas. Namun, saya menganggap bahwa atribut kampanye hanya simbol yang tidak menjamin seorang caleg bakal terpilih. Untuk daerah yang minim atribut, pasti saya garap dengan serius. Hampir setiap hari saya datang blusukan ke daerah-daerah itu untuk sosialisasi dan menyerap aspirasi warga.

Anda mendapat perolehan suara terbesar di Kabupaten Blitar, yakni lebih dari 50 ribu. Apakah Blitar memang Anda garap lebih dibanding Tulungagung dan Kediri?

Saya memperlakukan dapil VI sama semua. Saya tidak tahu mengapa suara saya di Blitar bisa sebesar itu. Mungkin itu semua berkat bantuan masyarakat di sana. Alhamdulillah, saya juga mendapat bantuan dari caleg tingkat dua dan pusat, terutama Mas Pram (Sekjen DPP PDIP Pramono Anung).

Siapa saja tim sukses Anda?

Jujur, saya tidak punya tim sukses yang secara khusus bertugas membantu saya. Tim saya adalah kader-kader PDIP di dapil VI dan masyarakat yang membantu saya dengan ikhlas. Karena itu, saya sangat berterima kasih. Semua ini bukan hanya karena saya semata, tapi karena dukungan masyarakat di Kediri, Tulungagung, dan Blitar.

Bagaimana pendapat Anda tentang Pemilu 2009? Apakah berjalan sesuai koridor?

Silakan kutip kata-kata saya ini. Pemilu 2009 berjalan amburadul. Banyak ketidakberesan di sana-sini. Mulai soal DPT (daftar pemilih tetap) yang simpang-siur, banyak pemilih yang tidak mendapat hak pilih, surat suara tertukar, hingga penghitungan suara yang rawan kecurangan.

Karena itu, di beberapa daerah yang proses penghitungannya saya anggap rawan, pasti saya kawal 24 jam bersama teman-teman PDIP. Kami ingin mengawal agar pelaksanaan pemilu berjalan sesuai ketentuan. (oni/ari)

-----

Tentang Bambang Suhartono

Nama : H Ir Bambang Suhartono MAP

Tgl lahir: 29 Mei 1964

Alamat : Dr Wahidin Sudirohusodo 328 Gresik

Pengalaman Organisasi

Pembantu Komisaris Desa PDI Sukorame Gresik 1982-1996

Ketua DPC PDIP Gresik 1996-2001

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim 2001-2005

Bendahara DPD PDIP Jatim 2005-sekarang.

Pengalaman Kerja

1987-1989 Supervisor Konsultan perencana dan pengawas

1989-1999 Direktur Kontraktor dan Konsultan

1999-2004 Ketua DPRD Gresik

2004-2009 Ketua Komisi D DPRD Jatim

Perolehan Suara

DaerahSuara

Kab Kediri38.129

Kota Kediri4.222

Kab Blitar50.192

Kota Blitar3.923

Tulungagung26.496

Total 122.962

Selamat untuk pak Bambang, Semoga dapat mengemban amanat Rakyat (jawapos/rkm)
read more “Sosok Bambang Suhartono”